skip to Main Content
(021) 2553 9834 / 2553 9856 semanggi@myabcshop.com
Apa Saja Sih 3 Laporan Keuangan Dasar Untuk UKM Dan UMKM? Cari Tahu Di Sini.

Apa Saja Sih 3 Laporan Keuangan Dasar untuk UKM dan UMKM? Cari Tahu di Sini.

3 Laporan Keuangan Dasar untuk UKM dan UMKM – Banyak dari pelaku bisnis terutama bisnis yang baru berkembang seperti UKM dan UMKM yang hanya merasa cukup dengan melakukan pencatatan omset tanpa melakukan pencatatan keuangan bisnis yang baik dan benar dengan berbagai macam alasan, seperti:

“Ah saya belum butuh laporan keuangan , usaha saya masih kecil, catat total omset masuk sudah cukup”.

Padahal dengan melakukan pencatatan keuangan, Anda dapat melakukan analisa pada bisnis yang sedang berjalan sehingga bisnis Anda dapat mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih besar lagi.

Sebegitu pentingnya kah laporan keuangan untuk bisnis?

Ya, tentu saja! Anda dapat melihat seberapa pentingnya laporan keuangan untuk bisnis Anda dalam ulasan kami kemarin pada Penting Gak sih Bikin Laporan Keuangan untuk UKM dan UMKM?

Setelah memahami urgensi laporan keuangan untuk bisnis Anda, sekarang saatnya Anda mengetahui laporan keuangan apa saja yang harus dipersiapkan untuk mendongkrak bisnis Anda menjadi lebih besar lagi.

Laporan Neraca

Laporan keuangan dasar bagi sebuah perusahaan adalah laporan neraca. Laporan ini biasa juga disebut ‘Pernyataan Posisi Keuangan’, dengan artian bahwa posisi keuangan di perusahaan Anda akan mengalami perubahan posisi di saat tertentu.

Semua transaksi harus dicatat sekecil apapun karena sangat mempengaruhi keseimbangan keuangan tersebut, termasuk juga transaksi aset dan kewajiban yang harus dibayarkan.

Manfaat dari laporan neraca ini adalah untuk mengetahui keuangan bisnis dan bisa memproyeksikan apa saja yang harus dilakukan oleh perusahaan kedepannya nanti.

Laporan Arus Kas

Berikutnya ada laporan pernyataan arus kas. Laporan arus kas menjabarkan mengenai perubahan yang terjadi di dalam saldo kas perusahaan dari awal sampai akhir periode tertentu.

Untuk memudahkan Anda dalam pembuatan laporan, maka arus kas ini dipecah lagi menjadi tiga bagian:

  1. arus kas kegiatan operasional perusahaan
  2. arus kas investasi seperti membeli aset bisnis
  3. arus aktivitas pendanaan (contohnya dana pinjaman atau pengembalian pinjaman).

Selain memproyeksikan perusahaan kedepannya, laporan pernyataan arus kas juga berfungsi sebagai pertanggungjawaban keluar masuknya arus kas selama satu periode tertentu.

Periode ini bisa dihitung secara periodik ,semisalnya enam bulan (per semester) atau satu tahun. Selain itu, ada pula perusahaan yang memiliki periodik arus kas tiga hingga empat bulan sekali, tergantung kebutuhannya.

Laporan Laba Rugi Perusahaan

Terakhir adalah laporan laba rugi perusahaan yang juga biasa disebut dengan ‘Income Statement’. Dalam laporan ini, semua pencapaian bisnis perusahaan harus ditulis selama kurun waktu periode tertentu. Sebenarnya laporan ini meringkas hasil ekonomi dari semua transaksi dalam waktu tersebut.

Dari laporan tersebut, Anda akan mengetahui juga apakah perusahaan mengalami keuntungan atau kerugian dalam satu periode. Anda pun akan mengetahui apakah perusahaan sudah berjalan secara efisien dan sesuai target yang sudah digariskan.

Itulah tiga jenis laporan keuangan dasar perusahaan yang perlu Anda ketahui dan pelajari untuk bisnis. Dan ternyata cukup banyak ya laporan yang harus disiapkan oleh setiap pemilik bisnis, tidak mungkin semuanya dapat Anda kerjakan sendirian. Maka dari itu Accurate Online hadir untuk membantu Anda membuat seluruh laporan keuangan yang Anda butuhkan.

Bagaimana cara Accurate Online mengatasi kebutuhan laporan keuangan bisnis Anda?

Hubungi sales & customer care kami melalui whastapp dengan klik button di bawah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top