skip to Main Content
(021) 2553 9834 / 2553 9856 semanggi@myabcshop.com
Pentingkah Sertifikasi Halal Untuk Bisnis Kuliner? (Part I)

Pentingkah Sertifikasi Halal untuk Bisnis Kuliner? (Part I)

Sertifikasi Halal untuk Bisnis Kuliner – Saat mulai terjun ke dalam bisnis ada beberapa hal yang harus disiapkan seperti jenis usaha yang akan dibuat, kebutuhan serta modal awal, legalitas usaha dan lain sebagainya. Namun, saat mulai terjun ke dunia bisnis kuliner, ada satu hal penting yang harus dimiliki yaitu seritifikasi halal.

Dilansir dari halalmui.com sertifikasi halal MUI adalah  fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syari’at Islam. Sertifikat Halal  MUI ini merupakan syarat untuk mendapatkan ijin pencantuman label halal pada kemasan produk dari instansi pemerintah yang berwenang.

Sertifikasi Halal MUI pada produk pangan, obat-obat, kosmetika dan produk lainnya dilakukan untuk memberikan kepastian status kehalalan, sehingga dapat menenteramkan batin konsumen dalam mengkonsumsinya. Kesinambungan proses produksi halal dijamin oleh produsen dengan cara menerapkan Sistem Jaminan Halal.

Bagi perusahaan yang ingin memperoleh sertifikat halal LPPOM MUI, baik industri pengolahan (pangan, obat, kosmetika), Rumah Potong Hewan (RPH), dan restoran/katering/dapur, harus melakukan pendaftaran sertifikasi halal dan memenuhi persyaratan sertifikasi halal. Berikut ini adalah tahapan yang dilewati perusahaan yang akan mendaftar proses sertifikasi halal :

Memahami persyaratan sertifikasi halal dan mengikuti pelatihan SJH

Perusahaan harus memahami persyaratan sertifikasi halal yang tercantum dalam HAS 23000. Ringkasan HAS 23000 dapat dilihat disini Dokumen HAS 23000 dapat dipesan disini (e-store). Selain itu, perusahaan juga harus mengikuti pelatihan SJH yang diadakan LPPOM MUI, baik berupa pelatihan reguler maupun pelatihan online (e-training).

Menerapkan Sistem Jaminan Halal (SJH)

Perusahaan harus menerapkan SJH sebelum melakukan pendaftaran sertifikasi halal, antara lain: penetapan kebijakan halal, penetapan Tim Manajemen Halal, pembuatan Manual SJH, pelaksanaan pelatihan, penyiapan prosedur terkait SJH, pelaksanaan internal audit dan kaji ulang manajemen.

Menyiapkan dokumen sertifikasi halal

Perusahaan harus menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk sertifikasi halal, antara lain: daftar produk, daftar bahan dan dokumen bahan, daftar penyembelih (khusus RPH), matriks produk, Manual SJH, diagram alir proses, daftar alamat fasilitas produksi, bukti sosialisasi kebijakan halal, bukti pelatihan internal dan bukti audit internal.

Melakukan pendaftaran sertifikasi halal (upload data)

Pendaftaran sertifikasi halal dilakukan secara online di sistem Cerol melalui website www.e-lppommui.org. Perusahaan harus membaca user manual Cerol terlebih dahulu untuk memahami prosedur sertifikasi halal yang dapat diunduh disini. Perusahaan harus melakukan upload data sertifikasi sampai selesai, baru dapat diproses oleh LPPOM MUI.

Selain sertifikasi halal, ada satu hal lagi yang tidak boleh luput dari perhatian saat akan memulai bisnis yaitu mengelola keuangan bisnis. Keuangan bisnis menjadi salah satu landasan penting agar bisnis dapat berjalan sebagaimana mestinya. Karena tanpa adanya pengelolaan keuangan bisnis yang baik, maka bisnis akan rentan untuk mengalami kebangkrutan karena banyaknya kebocoran dana yang tidak terdeteksi.

Accurate Online, software akuntansi berbasis cloud yang akan membantu para pengusaha kuliner untuk mengelola keuangan bisnis. Dengan 2 langkah mudah, para pebisnis akan langsung dapat menyelesaikan laporan keuangan yang nantinya dapat membantu pebisnis untuk menganalisa kondisi keuangan bisnis saat ini.

a Siapkan Akun Accurate Online

Untuk dapat menggunakan Accurate Online, pastinya UKM dan UMKM harus memiliki akun Accurate Online terlebih dahulu. Silahkan daftar akun melalui button di bawah dan Anda akan langsung mendapatkan login Accurate Online secara GRATIS untuk 30 hari kedepan.

b Input Transaksi ke Accurate Onine.

Anda cukup melakukan input setiap transaksi yang terjadi pada bisnis kuliner Anda, lalu Accurate Online dan laporan keuangan Anda sudah selesai.

Ah, masa? Hanya dengan input transaksi laporan keuangannya bisa langsung beres?

Bisa dong! Penasaran? Yuk buktikan sendiri dengan Trial Accurate Online, GRATIS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top