fbpx
skip to Main Content
(021) 2553 9834 / 2553 9856 semanggi@myabcshop.com
4 Langkah Mengelola Hutang Pinjaman Modal Usaha

4 Langkah Mengelola Hutang Pinjaman Modal Usaha

Modal merupakan salah satu faktor penting dalam memulai usaha. Ada beberapa cara yang dapat ditempuh oleh para pengusaha yang sedang membutuhkan modal. Banyak pengusaha yang mengumpulkan modal usaha dari tabungan  pribadi, patungan dengan partner bisnis, menjual asset pribadi yang kemudian dijadikan sebagai modal usaha dan ada juga yang mengajukan pinjaman modal usaha pada Lembaga-lemabaga tertentu.

Baca Juga: Bingung Cari Modal Usaha? Kenalan Dulu dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Masih banyak orang yang terkesan alergi dengan hutang dengan alasan takut hidup mejadi “tidak tenang” karena memiliki “tanggungan” yang harus dilunasi nantinya. Maka dari itu kita harus memiliki strategi yang tepat saat melakukan pinjaman modal untuk usaha kita. Selain itu kita juga harus pintar-pintar mengolah pinjaman modal usaha agar kita tidak kesulitan saat melakukan pembayaran cicilan pinjaman modal usaha tersebut.

 

Membuat Perencanaan Modal Usaha yang Matang

Langkah pertama sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman modal usaha adalah membuat perencanaan pengelolaan modal usaha terlebih dulu. Jangan sampai Anda melakukan pinjaman modal usaha dengan sembarangan.

Saat memutuskan untuk melakukan pinjaman dan sebelum pinjaman modal usaha tersebut diajukan, Anda harus merencanakan secara matang agar tidak membahayakan finansial perusahaan. Tujuan dan pos-pos yang akan menggunakan dana pinjaman tersebut sebaiknya dicatat secara jelas juga terperinci. Perencanaan ini sekaligus dapat digunakan untuk meyakinkan pemberi utang karena tujuannya yang jelas dan menunjukkan kesanggupan pembayaran sesuai jatuh tempo.

Baca Juga: Kamu Pengusaha Kecil Yang Butuh Modal ? Tenang Ada UMi!

 

Memilih Penyedia Pinjaman Modal Usaha yang Tepat

Dilansir dari Modalrakyat.id, Pada umumnya, pinjaman terdiri dari pinjaman tunai dengan jaminan dan pinjaman tunai tanpa jaminan.

Beda dari kedua jenis pinjaman ini adalah, bila pada pinjaman tanpa jaminan berarti tidak mengharuskan peminjam untuk menggunakan aset yang dimiliki. Sebaliknya pada pinjaman dengan jaminan, peminjam harus menjaminkan asetnya seperti, BPKB atau sertifikat hak milik. Hal ini dilakukan apabila terjadi masalah pada peminjaman sehingga bank akan menyita aset yang telah dijaminkan.

Maka dari itu sangatlah penting untuk memilih tempat peminjaman modal dengan bunga yang tidak terlalu besar, sehingga nantinya cicilan utang dapat dibayar sesuai dan tepat pada waktunya serta tidak mengganggu usaha yang Anda jalankan.

 

Menyesuaikan Tenor Pinjaman Modal Usaha Sesuai dengan Kemampuan Pembayaran

Anda harus pintar-pintar menyesuaikan jangka waktu dari utang pinjaman sesuai dengan kemampuan dan arus kas usaha.

Semakin panjang jangka waktu pinjaman, maka akan semakin kecil juga nilai angsuran yang harus Anda bayarkan pada tiap bulan. Namun, bunga pinjaman Anda otomatis juga menjadi besar. Jika begitu, utang yang harus dibayar secara keseluruhan juga akan jadi lebih besar.

Bila Anda memilih jangka waktu pinjaman yang pendek tentu jumlah angsuran yang harus dibayarkan tiap bulan nilainya lebih besar. Semua jangka waktu pinjaman memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing. Semua tergantung dengan kemampuan yang Anda miliki.

 

Pinjaman jangka panjang cocok untuk Anda yang memiliki penghasilan tidak terlalu besar. Sedangkan jangka waktu pinjaman yang pendek cocok bagi Anda yang memiliki penghasilan cukup besar. Sebaiknya pikirkan terlebih dulu jangka waktu mana yang paling sesuai dan yang paling Anda butuhkan, agar nanti tidak terjadi kegagalan untuk membayar angsuran pinjaman.

 

Disiplin dalam Melakukan Pembayaran Tagihan Pinjaman Modal Usaha

Disiplin dan tepat waktu adalah menjadi salah satu kunci utama dalam mengelola pinjaman modal usaha. Jangan sampai Anda terlena “menikmati” pinjaman modal usaha yang telah didapatkan. Jangan lupakan kewajiban pembayaran tagihan setiap bulannya.

Pastikan pembayaran tagihan dilakukan secara tepat waktu sebelum jatuh tempo. Agar lebih mudah, sebaiknya dibuat jadwal dan catatan untuk mengatur kapan pembayaran tagihan pinjaman modal usaha dilakukan.

Pastikan jangan sampai Anda telat dan menunggak pembayaran, apabila hal ini terjadi tentu saja akan semakin menambah utang modal untuk usaha Anda karena apabila Anda telat membayar angsuran maka akan ada denda yang berlaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Memiliki Pencatatan Keuangan Modal Usaha

Seperti yang diketahui, pencatatan keuangan usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah usaha. Dengan memiliki pencatatan keuangan usaha yang baik, Anda dapat melakukan Analisa terhadap modal yang berputar pada usaha Anda. Berpa laba yang dihasilkan, kemana saja modal itu digunakan, berapa piutang yang dimiliki oleh usaha Anda dan lain sebagainya.

Maka dari itu Anda harus memiliki aplikasi pencatatan keuangan usaha yang dapat membantu mencatat dan mengelola laporan keuangan usaha dengan baik seperti Accurate Online. Dengan Accurate Online, seluruh pencatatan keuangan usaha akan dikelola dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top