fbpx

5 Fungsi Jurnal Akuntansi dan Cara Membuat Jurnal Akuntansi yang Layak untuk Bisnis Kecil

membuat jurnal umum

Jurnal akuntansi adalah salah satu hal penting yang harus dibuat oleh seorang akuntan sebelum mencatatnya di buku besar, dan sebagai pedoman untuk membuat laporan keuangan. Jurnal adalah pencatatan semua transaksi yang terjadi secara kronologis. Bagi pengusaha UMKM, Anda wajib membuat jurnal agar mudah dalam pembuatan laporan keuangan. Bagaimana membuat jurnal akuntansi yang layak untuk untuk bisnis kecil?

Kita akan berikan beberapa tips kepada Anda pengusaha bisnis gimana cara mudah membuat jurnal akuntansi yang tentunya layak untuk bisnis yang sedang Anda jalankan. Sebenarnya, membuat jurnal adalah tahap awal untuk melakukan proses akuntansi pada usaha. Tanpa jurnal, maka Anda pun akan sulit menyusun laporan keuangan.

Banyak pengusaha di Indonesia yang tidak memiliki ilmu di bidang akuntansi. Sehingga mereka segan untuk melakukan proses akuntansi pada bisnis. Padahal, proses akuntansi pada bisnis wajib dilakukan, tahapan awal dalam menjalankan proses akuntansi ini adalah penjurnalan. Sebelum membuat jurnal, Anda harus mengetahui apa fungsi penjurnalan dalam bisnis kecil.

Fungsi Jurnal

  1. Alat Pencatatan, semua transaksi harus dicatat berdasarkan bukti dokumen
  2. Fungsi historis, transaksi harus dicatat secara berurutan sesuai kronologisnya
  3. Alat Analisis, Transaksi yang terjadi pada usaha Anda harus berdasarkan hasil analisis dari bukti-bukti transaksi.
  4. Memiliki Fungsi Instruktif, pencatatan dalam jurnal atau instruksi dalam melakukan posting transaksi ke dalam buku besar.
  5. Alat informatif, penjurnalan bisa menjadi alat informasi terhadap transaksi yang masuk dan keluar.

Membuat Jurnal Akuntansi yang Layak untuk Bisnis Kecil

Setelah Anda mengetahui fungsi jurnal akuntansi, maka selanjutnya kita akan mencoba untuk membuat jurnal akuntansi. Bagaimana cara membuatnya, tentunya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan Anda siapkan dalam membuat jurnal akuntansi. Meskipun bisnis Anda masih dalam skala kecil, bukan berarti jurnal yang Anda buat harus asal-asalan dan apa adanya.

Mengetahui Konsep Dasar Laporan Keuangan

Akhir dari pencatatan penjurnalan adalah laporan keuangan. Sebelum Anda membuat jurnal, maka Anda harus mengetahui dua elemen dasar yang ada pada laporan keuangan, yakni neraca dan laba rugi. Terdapat tiga elemen yang mempengaruhi keduanya.

 Aktiva= hutang + modal

Aktiva dalam bahasa umum merupakan kekayaan yang dimiliki oleh usaha Anda. Sedangkan utang adalah kewajiban usaha jika memiliki hutang, dan modal adalah sumber yang digunakan untuk melakukan kegiatan usaha, baik berasal dana investasi ataupun dari laba usaha.

Dalam membuat jurnal akuntansi yang layak untuk bisnis kecil, Anda juga tidak boleh melupakan laba rugi. Laba rugi ini hanya memiliki dua elemen, yakni pendapatan dan pengeluaran. Anda harus mencatat berapa banyak pendapatan yang diperoleh dan berapa pengeluaran yang terjadi pada periode tertentu.

Memahami Pencatatan Jurnal

Cara melihat aktiva hutang dan modal

Cara melihat aktiva hutang dan modal

Pada tahap awal, Anda harus tahu terlebih dahulu konsep dasar pencatatan jurnal. Yang pertama Anda harus paham tiga elemen, yakni aktiva, hutang, dan modal. Anda harus mengetahui dimana harus mencatat aktiva, hutang, dan modal yang ada. Ketiga elemen tersebut harus seimbang, jika tidak maka jurnal yang Anda buat salah.

Mengidentifikasi Transaksi yang Terjadi

Setiap Anda membeli bahan baku, atau barang dari supplier maka itu akan dicatat dalam persediaan barang. Sementara jika barang tersebut belum dibayar, maka catatan transaksi akan menjadi hutang dan masuk dalam kolom kredit. Namun jika Anda membelinya secara cash, maka akan masuk ke dalam kolom debit.

Anda harus tahu perbedaan mana kredit mana debit. Sehingga Anda terhindar dari kesalahan perhitungan transaksi keuangan.

Itulah cara mudah dalam membuat jurnal akuntansi yang layak bagi usaha kecil. Anda harus membedakan beberapa elemen yang ada. Jika Anda merasa membuat jurnal akuntansi adalah hal yang menyulitkan, Anda bisa mencoba untuk memakai software akuntansi Accurate dalam membuat penjurnalan usaha.

Dengan memakai software Accurate, maka Anda tidak akan sulit dalam mengidentifikasi mana akun debit dan kredit, karena Anda bisa memasukan jumlahnya pada kolom yang sudah disediakan. Anda pun tidak sulit dalam menuliskan angka-angka penjurnalan, karena bisa dilakukan dengan mudah.

Anda pun tak perlu takut untuk tidak bisa menggunakan software Accurate, karena Anda bisa belajar dengan tutorial dan manual book yang ada di website milik partner Accurate yakni ultimasolusindo.com. Anda bisa mencari tahu cara memakai Accurate dan cara penggunaan fitur pada Accurate. Jadi tak ada salahnya Anda memilih Accurate sebagai software akuntansi pilihan untuk membuat jurnal akuntansi yang layak untuk bisnis kecil, serta sebagai alat manajemen keuangan usaha Anda.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *