Official Store Software Akuntansi Accurate
accurate news

5 Pelajaran Bisnis Dari Drama Korea Start-Up

accurate online drama korea start-up

Drama Korea berjudul Start-Up menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Tidak hanya karena kisah percintaan yang bikin “gregetan”, Start-Up juga mengajarkan banyak hal soal bisnis. Seperti judulnya, drakor ini mengambil latar cerita anak-anak muda yang bersemangat membangun startup teknologi. 

 

Jika kamu menyukai drama korea Itaewon Class yang mengambil cerita perjalan membangun bisnis franchise restoran, mungkin kamu juga akan menyukai drakor yang satu ini. Serial yang diperankan oleh Bae Suzy (sebagai Seo Dal-mi), Nam Joo-hyuk (Nam-Do San), dan Kim Seon-ho (Han Ji-pyeong) ini mendapat rating tinggi di Korea, loh. 

 

Nah, artikel ini membahas 5 pelajaran bisnis yang bisa kita ambil dari drama korea Start-Up. 

Punya Ambisi Saja Tidak Cukup, Perlu Ilmu Bisnis 

Dalam serial tersebut, Nam Do-San dan Seo Dal-mi punya ambisi yang besar untuk membangun sebuah startup. Khususnya Nam Do-San, seorang programmer handal yang bercita-cita menjadi CEO. 

Meski pintar dalam hal pemrograman, Nam Do-San tidak mengerti bisnis. Ia tidak tahu bagaimana caranya membuat program yang ia buat itu bukan saja bermanfaat tetapi memiliki nilai bisnis. 

Setiap orang bisa menciptakan website atau aplikasi yang hebat tetapi belum tentu sanggup memonetisasinya. Karena itu, dalam membangun startup perlu memikirkan seperti apa model bisnis yang akan dijalankan. Apakah mengandalkan iklan seperti Facebook, subscription seperti Netflix atau gabungan keduanya seperti Spotify.

Yakinkan Investor Dengan Rencana Bisnis Yang Jelas

Selain harus memiliki model bisnis yang jelas, founder startup juga harus memikirkan rencana bisnis mereka ke depan sebaik mungkin. Berbeda dengan konvensional, startup merupakan sebuah bisnis yang dibangun dari ide baru untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat dengan sentuhan teknologi.

 

Bagian tersulitnya adalah membuktikan bahwa ide baru tersebut menghasilkan keuntungan. Jika kamu ingin menyakinkan investor, maka rencana bisnis harus mampu menjelaskan bahwa ide bisnis itu dapat mendatangkan keuntungan finansial. 

Karena itu, dalam membangun startup dikenal istilah “memvalidasi ide”, yakni serangkaian proses riset dan uji coba untuk mengetahui sejauh konsumen membutuhkan aplikasi atau layanan yang kita buat. Sebagian besar startup bangkrut karena mereka membuat produk yang tidak benar-benar dibutuhkan konsumen. 

Pentingnya Memiliki Mentor Bisnis  

Serial Start-Up juga mengajarkan arti penting seorang mentor dalam bisnis, dan Han Ji-pyeong adalah sosok mentor yang bagus. Sebagai orang yang telah berpengalaman di venture capital, Ia berusaha menjelaskan hal apa saja yang membuat startup bangkrut. 

Mencari mentor bisnis yang tepat penting bagi para founder startup. Meski informasi sudah dapat diakses secara luas, namun pengalaman dari mentor itulah yang sangat berharga.

Di Indonesia, sudah banyak program inkubator bisnis yang memberikan bimbingan usaha bagi pelaku startup, baik dari segi teknis maupun non teknis. Kamu dapat mengikuti program-program semacam ini untuk menemukan mentor bisnis yang tepat. 

Kepercayaan, Kunci Membangun Tim Yang Solid

Pada awal membangun Samsan Tech, Seo Dal-mi kesulitan untuk mendapatkan kepercayaan dari timnya. Untuk mendapatkannya, Ia bahkan sampai rela tidak mendapatkan saham mayoritas meski menjabat sebagai CEO. 

Kepercayaan merupakan faktor yang sangat penting dalam bisnis terlebih dalam membangun tim. Pada awal-awal pendirian, startup belum mampu menghasilkan keuntungan sementara founder masih harus berjuang mendapatkan pendanaan investor. Jika tidak ada saling percaya, maka sulit untuk menyatukan visi dan menyakinkan tim agar bertahan di tengah segala keterbatasan. 

Ambil Keputusan, Meski Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang

Drama Korea Start-Up menggambarkan bagaimana keseharian seorang CEO yang harus mengambil keputusan-keputusan sulit. Misalnya, jika suatu bisnis tak menunjukkan progres yang signifikan, terkadang ada godaan untuk banting setir mencoba model bisnis baru.Yang umum, startup bahkan bisa “dijual” ke perusahaan teknologi besar yang membutuhkan SDM hebat.

Keputusan semacam ini harus diambil oleh founder startup dan tim dengan kepala dingin. Karena itu, kemampuan berunding dan mengambil keputusan terbaik wajib dimiliki dan diasah terus oleh founder. 

 

Itulah 5 pelajaran bisnis yang dapat diambil dari serial drama Korea Start-Up. Semoga dapat menginspirasi kamu yang saat ini sedang atau ingin membangun bisnis sendiri. Selain 5 hal di atas, yang tidak kalah penting lagi adalah kemampuan manajerial. 

Jika kamu pelaku usaha, saatnya mengupgrade bisnis kamu dengan melakukan pencatatan keuangan secara rapi. Kamu dapat memanfaatkan software akuntansi Accurate Online yang bisa dipakai secara GRATIS selama 30 hari. Dengan aplikasi ini, kamu pencatatan dan pembukuan usaha jadi lebih mudah.

[andaman_services_button display=”block” andaman_text=”Coba Accurate Online GRATIS” andaman_href=”https://trial.accurate.id/?a=VP20KQN2″ color=”blue” andaman_size=”large” align=”center” target=”1″]

Rasakan sensasi unik Emkay Blast Lite Liquid Vape hari ini! Pesan sekarang dan nikmati pengalaman vape yang tak terlupakan!

Related posts

Sekarang Musim Online, Pengusaha UMKM Gak Boleh Gaptek!

ademuthia

Wahai Pengusaha! Ini 6 Aplikasi Wajib Bagi Pengusaha yang Harus Di Install

ademuthia

Peluang Bisnis Menjelang Imlek 2020!

ademuthia

Leave a Comment