27.1 C
Jakarta
August 2, 2021
ABC Semanggi –  Aplikasi pembukuan paling TOP di indonesia
accurate news

Apa Itu Telemarketing? Pengertian, Manfaat dan Strateginya Untuk Mendongkrak Bisnis

Apakah kamu pernah mendapatkan telepon dari seseorang yang menawarkan produk tertentu seperti asuransi, langganan internet, atau tawaran kredit rumah? Tawaran tersebut merupakan bentuk pemasaran yang disebut sebagai telemarketing. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu telemarketing dan bagaimana perannya dalam bisnis. 

Pengertian Telemarketing 

Istilah telemarketing berasal dari dua kata yaitu tele yang berarti berjarak dan marketing yakni pemasaran. Jadi, telemarketing dapat dimaknai sebagai strategi pemasaran jarak jauh yang dalam prakteknya menggunakan perangkat komunikasi seperti telepon. Orang yang melakukan tugas telemarketing umumnya disebut sebagai telemarketer. 

Sebagai salah satu dari sekian banyak strategi pemasaran, telemarketing masih disukai dan diterapkan oleh banyak perusahaan karena memiliki efektivitas yang cukup tinggi. Perusahaan menggunakan telemarketing untuk membantu penjualan seperti penawaran khusus kepada pelanggan, memproses permintaan atau sekadar memfollow up calon konsumen yang masuk. 

Karena itu, strategi telemarketing ini biasanya dikombinasikan dengan funnel marketing yang berfungsi mencari potential buyer. Setelah funnel marketing berhasil mengumpulkan nomor telepon calon konsumen, tim telemarketing pun menjalankan tugasnya. 

Manfaat Telemarketing Bagi Perusahaan

Setelah mengetahui apa itu telemarketing, sekarang kita beranjak membahas mengenai apa saja, sih manfaat telemarketing? Sejauh mana strategi pemasaran ini dapat membantu perusahaan. Berikut penjelasannya. 

Menjadikan Potential Buyer Menjadi Konsumen

Telemarketing berfungsi memprospek orang-orang yang berpotensi menjadi konsumen agar mau membeli produk atau layanan yang kita tawarkan. Beberapa konsumen mungkin sudah tertarik membeli produk kita namun belum yakin apakah harus membelinya atau tidak. Nah, tugas telemarketer adalah untuk meyakinkan calon konsumen atau mengubah potential buyer tadi menjadi pelanggan. 

Bagi orang pemasar di perusahaan, telemarketing juga dapat dijadikan sebagai cara untuk memfilter pelanggan. Informasi dari telemarketer dapat dipakai untuk memetakan segmentasi pelanggan sehingga bisa menjadi evaluasi dalam membuat strategi promosi ke depan. 

Sebagai Strategi Dalam Mempertahankan Pelanggan

Mempertahankan pelanggan tidak kalah susahnya daripada mendapatkannya. Terlebih lagi jika produk yang kita tawarkan punya cukup banyak pesaing. Nah, telemarketing berguna untuk menjaga relasi dengan pelanggan agar mereka tidak kabur. 

Perusahaan dapat menghubungi kembali konsumen yang telah menggunakan produknya. Menanyakan bagaimana pendapatnya mengenai produk yang sudah dipakai, apakah ada kendala, masukan, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, telemarketing memberikan manfaat untuk menstimulasi pembelian ulang. 

Strategi Dalam Menjalankan Telemarketing

  1. Lakukan Riset Pelanggan

Strategi telemarketing akan lebih berhasil bila data pelanggan sudah cukup tersegmentasi. Misalnya usia, jenis kelamin, dan pekerjaanya. Perusahaan dapat mengumpulkan data ini secara legal dengan melakukan campaign yang mengarah ke landing page. Selain itu, perusahaan juga dapat mengumpulkan leads dari event offline yang mengajak orang untuk menuliskan nomor telepon atau emailnya. 

Jangan Langsung Menawarkan Produk, Kemukakan Alasan Menelepon

Konsumen mungkin akan bingung mendapatkan telepon dari nomor yang tidak dikenali. Karena itu, perkenalkan diri kamu dengan jelas dan sampaikan alasan mengapa kamu menelepon. Alasan menelpon ini bisa jadi karena pelanggan mengisi formulir dari brosur atau landing page yang perusahaan sebarkan.

Berikan Penawaran Khusus

Telemarketing merupakan strategi pemasaran yang bersifat personal karena kita menelepon calon pelanggan satu persatu. Manfaatkan ini untuk memberikan penawaran khusus sehingga konsumen merasa mendapatkan kesempatan bagus untuk membeli produk atau layanan yang kamu tawarkan. Jangan lupa berikan batas waktu tertentu agar konsumen merasa harus segera mengambil kesempatan tersebut. 

Tanyakan Apakah Bisa Dihubungi Kembali?

Seperti halnya dengan strategi pemasaran lainnya, telemarketing pun tidak mungkin langsung berhasil. Tetapi jangan berkecil hati karena ada banyak alasan pelanggan belum mau membeli produk yang kita tawarkan. Jika hal ini terjadi, tanyakan apakah ia telemarketer dapat menghubungi kembali di lain kesempatan. 

Buat Obrolan Yang Mengalir

Upayakan agar pembicaraan yang dilakukan dengan konsumen berjalan secara natural dan tidak kaku. Buat agar konsumen merasa nyaman terlebih dahulu sehingga kita dapat menyampaikan pesan secara jelas. Dalam hal ini, seorang telemarketer harus pandai dalam berimprovisasi. 

Kesimpulan

Telemarketing merupakan salah satu strategi marketing untuk mendapatkan pelanggan dengan cara menghubungi calon konsumen satu per satu. Teknik marketing ini bersifat personal sehingga mesti dilakukan secara tepat dan hati-hati. Sebagai pelaku usaha, kamu mungkin dapat menggunakan cara ini untuk membantu meningkatkan penjualan atau meraih konsumen baru. 

Selain dari segi pemasaran, kamu pun bisa meningkatkan level bisnis dengan cara membenahi manajemen usaha. Misalnya, kamu mulai menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online untuk membantu membuat laporan keuangan yang benar. Accurate Online dapat diakses secara GRATIS selama 30 hari sehingga kamu dapat mencoba trialnya terlebih dahulu.

Related posts

Masih Jaman Nerusin Bisnis Keluarga? Cek Keuntungannya di sini!

admin

Cara Mengambil Untung di Bisnis Musiman!

ademuthia

Keunggulan Accurate Online dibandingkan Software Akuntansi Lain | Promo Accurate Online

ademuthia

Leave a Comment