skip to Main Content
(021) 2553 9834 / 2553 9856 semanggi@myabcshop.com
Mau Dapat Angpao Jutaan Rupiah Tiap Harinya? Yuk Mulai Aja Bisnis Angpao Menjelang Imlek!

Mau dapat Angpao Jutaan Rupiah Tiap Harinya? Yuk Mulai aja Bisnis Angpao Menjelang Imlek!

10 Hari lagi imlek akan kembali dirayakan oleh masyarakat tionghoa. Biasanya perburuan pernak-pernik untuk mendekorasi rumah agar suasana imlek lebih khidmad nantinya. Salah satu ciri khas yang ada saat imlek adalah angpao.

Angpao diberikan kepada generasi muda, yakni anak-anak atau muda-mudi yang belum menikah. Diberikan dengan harapan agar si penerima Angpao bisa mendapatkan keberuntungan dan nasib baik sepanjang Tahun Baru ini.

Dilansir dari Bisnis.com, Angpao sebenarnya merupakan perkembangan dari tradisi memberikan “Ya Sui Qian” yang memiliki arti untuk mengusir “setan” dan “Raksasa Nian” yang akan mengganggu anak mereka.

Menurut legenda, setahun sekali, Nian akan keluar dari hutan di malam hari dan melahap seluruh desa. Untuk memberikan perlindungan terhadap Nian, pada malam tahun baru, orang tua akan memberikan uang kepada anak-anak. Dengan cara ini, anak-anak akan memiliki sesuatu untuk menyuap monster atau roh jahat lainnya.

Baca Juga: Peluang Bisnis Menjelang Imlek 2020

Wow, cukup menarik bukan legenda dibalik angpao ini. Tak hanya legendanya saja yang menarik, ternyata Angpao pun bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang menarik.

Bisnis Angpao

Liliana Kartini, seorang produsen angpao yang membagi kisahnya berjualan angpao semnejak 3 tahun lalu kepada Bisnis.com. Lili mengawali bisnis ini dari hobi dan keinginannya untuk memiliki angpau personal yang unik, selain itu karena kejengkelannya saat membeli amplop yang dijual di pasaran membuat dia harus menulis nama orang secara manual.

“Biasanya hasil tulisan jelek dan tidak jarang luntur. Dari sana kepikiran untuk membuat amplop dengan nama yang bisa sekalian dicetak, kalau begitu kan sudah rapi dan tinggal memasukan uang,” katanya.

Dia menyedikan desain-desain beragam dan disesuakan dengan musim atau seasonal yang tidak pasaran. Lili juga mengandalkan personalisasi nama pada setiap desain, sehingga proses produksi dilakukan secara manual yang disesuaikan dengan jumlah pesanan yang masuk.

Dalam sehari, perempuan yang berdomisili di Surabaya ini mampu memproduksi hingga 30 pak angpau, yang masing-masing berisi 10 amplop, sedangkan dalam sepekan bisa melakukan dua kali pengiriman barang masing-masing sekitar 80 pak.

Setiap angpau yang dijual juga memiliki harga yang berbeda-beda, tergantung dari desain dan ukuran amplop, misalnya untuk satu pak amplop berukuran kecil dibanderol dengan harga Rp38.000, dan satu pak amplop besar dihargai Rp48.000.

Lili juga tengah menyiapkan pembuatan showroom untuk memamerkan berbagai produk buatannya, termasuk beragam desain angpau, sehingga calon pembeli bisa melihat langsung dan membandingkan kualitas kertas yang digunakan.

“Konsep reseller juga sedang kami pelajari untuk proses pemasarannya, selain bisa memperluas jangkauan promosi, sistem ini juga bisa memberikan peluang tambahan pendapatan bagi yang lain,” katanya.

Selama menjalani bisnis ini, Lili mengaku seringkali terkendala pada terbatasnya tenaga kerja. Seringkali dia kewalahan saat pegawainya mendadak tidak masuk kerja, padahal pesanan sedang menumpuk dan harus diselesaikan tepat waktu.

 

Bisnis Pohon Angpao

Dilansir dari Kompas.com, Ornamen pohon mei hua alias pohon angpao menjadi salah satu dekorasi wajib di setiap rumah. Pohon ini dimaknai sebagai pembawa kesuksesan dan kemakmuran.

Meski terbuat dari plastik dan dapat dirangkai ulang secara manual, banyak warga yang sengaja membeli pohon baru. Alasannya, sebagai hiasan rumah baru, mereka bosan dengan model pohon yang lama.

Fenomena ini mendatangkan rezeki bagi usaha pembuatan maupun penjualan pohon imlek. Angela Florist yang sudah menekuni bisnis ini sejak tahun 1990 silam, misalnya, masih menikmati rezeki ini.

Harganya setiap pohon dibanderol variatif sesuai ukuran dan banyaknya bunga. Pohon berukuran 1,5 meter dia labeli harga Rp 1,5 juta, adapun yang berukuran 2,5 meter dia tawarkan dengan harga Rp 5 juta.

Untuk memperluas pasar, perempuan muda berusia 23 tahun ini juga menyediakan jasa sewa plus dekorasi pohon imlek. Khusus untuk persewaaan, pohon dibuat dengan ukuran besar dengan tinggi lima meter dan diameter 4,5 meter.

Sesuai namanya, pohon ang pao dihias dengan angpao serta pernak-pernik bertema babi sesuai shio tahun ini. Dibutuhkan waktu lima jam untuk memasang dan mendekorasi satu pohon. Tarif sewa sebatang pohon antara Rp 3,5 juta per minggu sampai Rp 10 juta-Rp 15 juta per bulan.

 

Wow, cukup menarik bukan bisnis Angpao ini. Jadi, bisnis mana yang akan Anda jalani terlebih dahulu? Bisnis Angpao atau Bisnis Pohon Angpao?

 

Apapun bisnis yang akan Anda jalankan, jangan lupa untuk selalu mencatat keuangan bisnis Anda dengan Accurate Online. Software akuntansi paling mudah untuk seluruh pebisnis Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top