Official Store Software Akuntansi Accurate
Bisnis

Mengenali Beberapa Risiko Dasar Manajemen Bisnis

Setiap bisnis, tak terkecuali, memiliki risiko. Para pelaku usaha paham bahwa risiko adalah sahabat yang tak bisa dihindari dalam dunia manajemen bisnis. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa bahkan risiko yang tampak sepele pun dapat menjadi senjata makan tuan jika tidak ditangani dengan cermat.

Baca juga : Kelebihan Memiliki Website untuk Bisnis Online

Untuk menghindari risiko tersebut, sebaiknya kita sebagai pelaku usaha harus berwaspada terhadap berbagai jenis risiko, terutama risiko dasar yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Ada tiga risiko dasar yang seringkali menjadi biang kerok kebangkrutan suatu bisnis, apa saja ketiga risiko tersebut? Mari kita bahas satu per satu.

Risiko Pertama: Jeli Lihat Peluang Usaha Tanpa Menghitung Biaya

Bagi mereka yang telah lama berkecimpung dalam dunia bisnis, risiko ini mungkin sudah menjadi prioritas pertama yang harus diatasi sebelum memulai bisnis. Tidak mengherankan, karena risiko ini merupakan ancaman awal yang seringkali menghadang para pelaku usaha, yaitu risiko kehabisan modal yang mendesak operasional bisnis.

Setiap orang yang melihat peluang bisnis potensial akan tergoda untuk segera mengambil tindakan. Terutama ketika potensi keuntungan sangat menggiurkan. Namun, perlu diingat bahwa sebelum meraih keuntungan, bisnis akan mengharuskan kita untuk mengeluarkan sejumlah dana agar operasional berjalan lancar. Sayangnya, para pelaku usaha yang kurang berpengalaman seringkali mengabaikan hal ini.

Dampaknya, modal habis terkuras untuk menjalankan operasional bisnis, sementara laba masih jauh dari harapan. Hasilnya, bisnis pun terpaksa harus ditutup. Risiko ini bisa dihindari dengan mudah jika kita membuat proyeksi bisnis yang matang, termasuk perencanaan anggaran yang komprehensif.

Dengan modal yang dimiliki, kita harus mampu menghitung proyeksi keuntungan, menentukan waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya, dan mengidentifikasi pengeluaran apa yang harus menjadi prioritas. Penting untuk selalu ingat bahwa runway bisnis adalah nyawa bisnis itu sendiri, dan kita tidak boleh kehabisan napas ketika masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Risiko dalam bisnis bisa menjadi bumerang jika tidak dikelola dengan cermat!

Risiko Kedua: Orang yang Tepat di Posisi yang Salah

Bisnis tidak bisa berjalan tanpa bantuan orang lain. Dari proses produksi, distribusi, hingga evaluasi, banyak hal yang harus dikerjakan agar bisnis tetap berjalan lancar. Oleh karena itu, para pelaku usaha harus memilih orang yang tepat untuk mengisi berbagai posisi yang diperlukan dalam bisnis mereka.

Namun, kita perlu berhati-hati karena risiko kerugian dapat muncul ketika kita menempatkan seseorang yang kompeten di posisi yang salah, atau bahkan lebih buruk, menempatkan orang yang tidak sesuai di posisi yang salah.

Sebagai contoh, seorang staf penjualan mungkin memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengidentifikasi peluang dan berhasil bernegosiasi hingga menghasilkan keuntungan besar. Namun, tidak semua orang yang kompeten dalam posisi staf dapat secara otomatis sukses saat ditempatkan sebagai manajer. Ini karena setiap posisi memiliki tanggung jawab dan persyaratan yang berbeda. Kinerja yang baik sebagai staf tidak selalu berarti akan berhasil sebagai manajer karena peran dan tugas yang dihadapi pun berbeda.

Ketika kesalahan dalam penempatan posisi terjadi, risiko bisnis mengalami kerugian akan menjadi lebih besar, meskipun peluang bisnis yang dikejar tampak menjanjikan.

Risiko Ketiga: Terlalu Optimis dan Mengulang Kesalahan yang Sama

Risiko selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam manajemen bisnis adalah terlalu optimis sehingga kita mengabaikan kesalahan yang telah terjadi. Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan berharap bahwa masalah akan teratasi dengan sendirinya, karena pada kenyataannya, banyak masalah yang memang bisa diselesaikan.

Namun, ketika kita mengabaikan kesalahan-kesalahan kecil dan tidak segera memperbaikinya, risiko besar akan mengintai. Dalam dunia bisnis, bahkan kesalahan kecil dapat menjadi risiko besar yang mengancam kelangsungan bisnis.

Penting untuk selalu belajar dari kesalahan dan terus memperbaiki proses bisnis. Kesalahan sekecil apa pun harus dianggap sebagai peluang untuk memperbaiki dan menghindari risiko yang dapat merugikan bisnis kita.

Baca juga : Pengertian Crowdfunding

Dalam dunia bisnis, kesadaran akan risiko dan kemampuan untuk mengelolanya dengan baik adalah kunci kesuksesan. Dengan memahami dan mengidentifikasi risiko dasar, kita dapat mengambil langkah-langkah preventif yang tepat untuk menjaga bisnis tetap berjalan dengan lancar. Ingatlah bahwa risiko adalah bagian alami dari bisnis, tetapi kita memiliki kendali untuk mengelolanya dengan baik.

Rasakan sensasi unik Emkay Blast Lite Liquid Vape hari ini! Pesan sekarang dan nikmati pengalaman vape yang tak terlupakan!

Related posts

Pengertian Omnichannel dan Pentingnya Bagi Bisnis Ritel

Miftah

ERP untuk UMKM: Keuntungan, Cara Memilih dan Harga

Faqih Jafar

Ghost Kitchen, Solusi Bisnis Kuliner Baru di Tengah PPKM Darurat

Erapuji