25.3 C
Jakarta
September 27, 2021
ABC Semanggi –  Aplikasi pembukuan paling TOP di indonesia
accurate news

Millenial Wajib Tahu! Ini 5 Tips Lunasi Utang di Masa Resesi

Beberapa negara di dunia diperkirakan masuk ke jurang resesi , termasuk Indonesia.  Resesi menjadi momok paling menakutkan bagi suatu negara ketika harus mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dalam dua kuartal berturut-turut.

Jika melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 masih positif 2,97 persen. Sedangkan pada kuartal II 2020, ekonomi nasional minus 5,32 persen. Namun, ini malah membuat ancaman resesi bagi Indonesia semakin di depan mata. Sebab, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memprediksi perekonomian Indonesia akan masuk ke jurang resesi pada akhir kuartal III 2020, seperti dilansir dari Kompas.com, dengan mengalami kontraksi hingga minus 2,9 persen.

Itu artinya, Indonesia harus bersiap mengalami resesi. Ini jelas memberikan kekhawatiran kalau Indonesia benar-benar akan masuk ke jurang resesi. Dampak besar akan terlihat dengan adanya gelombang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang lebih besar.

Jika banyak yang terkena PHK, penghasilan atau pemasukan keuangan pun tidak ada. Alhasil, daya beli berkurang dan harus mengerem belanja. Parahnya, mereka yang punya cicilan utang pun akan terhambat untuk dibayar.

Lalu, apa tips bagi milenial agar cicilan utang berjalan mulus di masa resesi?

Dalam kondisi ini, pasti berat untuk dilalui oleh siapapun. Tapi, utang adalah bentuk kewajiban yang harus dilunasi. Itulah konsekuensinya.

Ketika kamu memiliki banyak tunggakan yang harus dibayar, sebagai milenial kamu perlu tahu beberapa tips supaya tetap bisa membayar cicilan utang di masa resesi.

Mulai hidup hemat

Kamu perlu “mengencangkan sabuk pengaman” alias menjalani hidup hemat supaya bisa melewati masa sulit seperti ini. Jika kamu termasuk korban PHK, cobalah untuk lebih belajar hidup prihatin. Artinya, kamu perlu membuat perencanaan pengeluaran dengan lebih memfokuskan untuk membeli kebutuhan pokok, seperti makanan, minuman, vitamin, kuota internet, tagihan listrik dan air, serta membayar cicilan.

Seleksi pos pengeluaran

Selain harus menjalani hidup hemat, kamu perlu banget memastikan kondisi keuanganmu agar bisa mengerem pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting. Ketika kamu mengetahui kondisi keuanganmu, coba untuk seleksi apa-apa saja yang harus atau wajib untuk berada dalam daftar pengeluaran.

Contohnya, kebutuhan pokok dan membayar cicilan. Pastikan apa yang termasuk dalam daftar pengeluaran hanya untuk memenuhi kebutuhan primer yang tidak bisa digantikan.

Cari penghasilan tambahan

Punya cicilan, ya harus dibayar. Mencari penghasilan tambahan sangat diperlukan bagi kamu yang terkena pemotongan gaji. Tapi, bagi yang terkena PHK, tentu harus cepat mencari pekerjaan baru. Meski sulit, pasti ada kok perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan saat Indonesia harus siap terjun dan masuk ke jurang resesi.

Menjual barang tak dipakai

Jika kamu punya banyak barang-barang yang sudah tidak terpakai, tapi masih disimpan? Coba deh pilah kembali barang-barang tersebut untuk dijual demi bisa membayar cicilan dan memenuhi kebutuhan pokok saat keadaan sulit seperti ini. Dijamin, ini akan sedikit membantumu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Manfaatkan uang JHT

Jika kamu termasuk orang yang terkena PHK, bisa nih cairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan saat situasi sudah sangat mendesak dan tidak punya pilihan lain. Kamu bisa dapatkan 100% saldo ini untuk meringankan beban cicilan. Tapi, kamu juga perlu lebih menekan saldo yang didapat agar tidak boros untuk membeli hal-hal yang sebenarnya tidak penting.

Jika kamu masih membutuhkan pemasukan tambahan, kamu pun bisa mendaftar Accurate Digital Partner, reseller resmi produk Accurate Accounting Software. Kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan sampai 400.000 setiap harinya. Ingin cari tahu lebih lanjut?

Related posts

Cara Memaksimalkan Masa Uji Coba Accurate Online Selama 30 Hari

ademuthia

Kelola Data Transaksi dengan Mudah dan Aman dengan Menggunakan Accurate POS Beta

Eri Katsir

Mengapa Akuntan Sering Lembur di Akhir Bulan?

ademuthia

Leave a Comment