fbpx
skip to Main Content
(021) 2553 9834 / 2553 9856 semanggi@myabcshop.com
Penutupan Akses Umroh Bikin Rugi 2 Triliun!

Penutupan Akses Umroh Bikin Rugi 2 Triliun!

Pada akhir February 2020 lalu Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menutup akses kedatangan jemaah umrah dari luar negeri untuk menghindari penyebaran virus Corona (Covid-19).

Dilansir dari Bisnis.com, Direktur Eksekutif Institute of Development for Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan penutupan akses bagi jemaah umrah dari luar Arab Saudi akan menimbulkan dampak bagi perekonomian Indonesia. Meski demikian, dia tak menampik penyetopan tersebut untuk menjaga kesehatan para jemaah agar tidak terinfeksi virus Corona.

Sementara itu di Indonesia sendiri Kementerian Agama menutup sementara aplikasi pendaftaran umroh Siskopatuh atau Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus mulai 12 Maret 2020 lalu.

Dilansir dari detik.com, Kebijakan tersebut diambil karena belum ada kepastian pencabutan kebijakan penangguhan sementara akses masuk ke Arab Saudi. Aplikasi Siskopatuh akan kembali dibuka jika Arab Saudi kembali membuka akses ke negara tersebut untuk umroh dan haji khusus.

Baca Juga: 3 Peluang Bisnis Menjelang Idul Adha

Terkait penutupan sementara Siskopatuh dan penangguhan sementara akses masuk Saudi, Arfi mengatakan telah menerbitkan surat pemberitahuan untuk Pimpinan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah, dan Perusahaan Asuransi Perjalanan Ibadah Umrah. PPIU diminta melakukan penjadwalan ulang keberangkatan jemaah yang telah mendaftar.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Kasubdit Pengawasan Umrah Noer Aliya Fitra mencatat setidaknya ada 2.393 jemaah Indonesia yang tertunda keberangkatan umrahnya akibat kebijakan pemerintah Saudi tersebut. Mereka berasal dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yang diangkut oleh delapan maskapai penerbangan.

Di luar itu, tercatat sejumlah 1.685 jemaah yang sempat tertahan di saat transit di negara tertentu sebelum tiba di Saudi. Meski begitu, mereka saat ini telah dipulangkan kembali ke tanah air oleh maskapai sesuai kontraknya.

 

Kerugian Akibat Penutupan Akses Umroh

Dilansir dari Bisnis.tempo.co, Kerugian akibat penghentian sementara aktivitas umrah dari Indonesia ke Arab Saudi diperkirakan melebihi Rp 1 triliun. Agen travel mengkhawatirkan dampak kerugian berkepanjangan.

“Indonesia adalah negara pengirim umrah terbesar kedua di dunia [setelah Pakistan] rata-rata 1 juta jemaah setahun terakhir, sekarang setengah juta. Sebulannya 100 ribu orang, kalau satu bulan hilang tidak ada kegiatan pakai patokan harga referensi Kementerian Agama Rp 20 juta, sama dengan Rp 2 triliun,” kata Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Haji Umrah Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi.

Kemudian, dia mengkalkulasikan jika penghentian dilakukan selama 2 pekan artinya ada Rp 1 triliun perputaran uang yang hilang. Namun, jumlah ini akan terus bertambah seiring semakin lamanya penghentian penerbangan ini.

Maka dari itu penyedia layanan jasa travel umroh wajib untuk selalu mencatat perputaran uang yang terjadi pada bisnis Anda. Sehingga jika terjadi kejadian luar biasa seperti saat ini akan menjadi lebih mudah saat akan melakukan perhitungan untuk refund ataupun biaya gantirugi kepada pengguna layanan jasa travel umroh Anda.

Accurate Online, sebagai satu-satunya aplikasi keuangan bisnis yang menyediakan fitur pelanggan. Dimana dengan bantuan fitur Pelanggan ini kita dapat melakukan tracking terhadap transaksi apa saja yang dilakukan oleh setiap pelanggan. Sehingga dapat memudahkan agen travel umroh saat melakukan perhitungan biaya ganti rugi ataupun refund.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top