fbpx
skip to Main Content
(021) 2553 9834 / 2553 9856 semanggi@myabcshop.com
Perbedaan Dan Pengertian Invoice, Faktur, Kwitansi, Nota Dan Struk

Perbedaan dan pengertian Invoice, Faktur, Kwitansi, Nota dan Struk

Sering kali kita di buat bingung dan tidak perduli apalagi bagi orang awam dengan istilah invoice, faktur, kwitansi, nota, dan struk.

Perlu Anda ketahui istilah invoice, faktur, kwitansi, nota, dan struk adalah hal yang penting bagi Anda sebagai pelaku bisnis maupun pembeli. Berikut pengertian dan perbedaan dari istilah di atas:

Invoice atau Faktur

Adalah dokumen yang digunakan sebagai bukti pembayaran dalam transaksi jual beli. Biasanya invoice/faktur dibuat sebanyak 3 lembar. Lembar pertama diserahkan kepada pembeli yang sudah melunasi transaksinya. Lembar kedua untuk arsip penjualan, dan lembar ketiga digunakan untuk laporan kepada bagian keuangan.

Informasi yang ada di dalam invoice/faktur biasanya tergantung kebutuhan perusahaan yang bersangkutan. Invoice/faktur biasanya berisi informasi berupa nama perusahaan yang memproduksi barang, rincian harga, daftar barang, total harga yang perlu dibayar pembeli, syarat pembayaran atau syarat penyerahan barang, dan biaya-biaya lainnya.

Bedakan faktur dengan faktur pajak ya.

Kwitansi

Adalah sebuah dokumen yang menjadi alat bukti terjadinya pembayaran maupun penerimaan sejumlah uang. Dikeluarkan dan ditanda tangani si penerima, kemudian diserahkan kepada si pemberi uang atau yang membayar. Bisa juga diteken kedua belah pihak untuk memperkuat sisi legalitas dengan menggunakan materai.

Nota

Adalah bukti suatu transaksi pembelian atau penjualan barang yang dilakukan secara tunai. Biasanya, nota dibuat sebanyak dua rangkap dan di tulis secara manual. Salinan lembar pertama diserahkan kepada pembeli, sedangkan lembaran kedua disimpan penjual untuk arsip atau bahan pencatatan pada laporan keuangan perusahaan.

Struk

Adalah alat bukti pembelian atau penerimaan dalam sebuah transaksi, umumnya dalam kegiatan belanja. Ukurannya biasanya lebih kecil dari Invoice dan di cetak melalui mesin kasir atau POS. Struk menjadi bukti bahwa barang-barang yang dibeli telah sah menjadi milik pembeli. Contoh struk yang biasa kita lihat adalah bukti belanja di supermarket atau minimarket.

Sekarang Anda sudah mengerti perbedaan dokumen di atas. Semua dokumen diatas merupakan bukti transaksi yang menjadi acuan kita mencatat pembukuan keuangan. Dari sisi pengusaha atau pelaku bisnis, dokumen-dokumen tersebut diatas adalah hal yang sangat penting. Dokumen tersebut digunakan untuk mengontrol uang masuk dan keluar dan juga sebagai pertanggung jawaban laporan keuangan.

Untuk memudahkan dan membantu bisnis anda dalam penyediaan bukti transaksi. Anda dapat menggunakan aplikasi bisnis seperti Accurate Online yang mampu dengan mudah mencetak invoice hanya sekali input dan bisa Anda kostumisasi sesuai keinginan bisnis Anda. Invoice di Accurate Online dapat langsung di kirim melalui email ke pelanggan Anda di seluruh Indonesia sehingga Anda dapat menghemat kertas.

Tidak hanya fitur itu, Accurate Online juga memiliki ratusan fitur unggulan untuk pengembangan bisnis yang lebih baik seperti fitur penggajian, multi mata uang, multi cabang, dan masih banyak lagi fitur yang bisa Anda gunakan untuk memudahkan Anda.

Tertarik mencobanya? Anda bisa mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari  melalui link ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top