27.1 C
Jakarta
August 2, 2021
ABC Semanggi –  Aplikasi pembukuan paling TOP di indonesia
accurate news

Strategi dan Keuntungan Mengelola Bisnis Katering

Bisnis katering adalah salah satu bisnis rumahan dan cocok bagi kamu yang memiliki hobi memasak. Karena dengan begitu, kamu tentu akan menyalurkan hobi memasak ini pada sesuatu yang lebih menghasilkan yakni berbisnis. 

Baca Juga: Bisnis Katering Diet! Bisnis Sehat, Untung Melimpah

Hobi yang dijadikan sebuah pekerjaan atau bisnis tentu sebuah hal yang sangat menyenangkan. Tidak harus full time, bisa juga sebagai bisnis sampingan yang menjanjikan. Bisnis katering juga tidak perlu menyewa tempat untuk dikelola, kamu bisa menggunakan rumah sendiri untuk fokus mengelolanya sehingga dapat berkembang. 

Oleh karena itu dalam artikel ini kita akan membahas tentang keuntungan mengelola bisnis katering dan strateginya agar sukses.

 

Jenis Jenis Bisnis Katering

Sebenarnya ada banyak pilihan bisnis kuliner seperti restoran, cafe, bisnis frozen food, atau rumah makan sederhana. Katering hanyalah salah satunya yang menguntungkan. sampai Ada beberapa jenis usaha katering yang bisa kamu pilih. Tetapi, kamu juga bisa memilih jenis usaha katering yang cocok dengan modal yang kamu punya sekarang. Beberapa jenis usaha katering adalah;

 

  • Katering khusus kantoran
  • Katering khusus acara pernikahan
  • Katering untuk anak sekolahan
  • Katering rumahan atau bersifat umum. 

Mencari Supplier Yang Murah dan Berkualitas

Langkah selanjutnya yakni mencari supplier dengan harga murah dan berkualitas. Kamu pun harus cermat dalam mencari supplier, untuk meminimalisir modal yang kamu punya sekarang.

Baca Juga: Pentingkah Sertifikasi Halal untuk Bisnis Kuliner? (Part I)

Untuk memudahkan langkah supplier dalam bekerja, kamu perlu membuat rincian pembelajaan yang jelas. Pastikan tidak ada bahan baku yang tertinggal.

Merekrut Karyawan

Setelah ini, kamu perlu meluangkan waktu untuk mencari sumber daya yang kompeten dalam bidangnya. Merekrut karyawan yang memang sudah memiliki pengalaman di bidang usaha katering. Ini tentu akan memudahkan cara kerja kamu dalam melanjutkan usaha tersebut. 

Strategi Memasarkan Bisnis Katering

Ada dua jenis pemasaran yang umum pada bisnis katering ini seperti secara offline maupun online. Untuk strategi secara offline kamu perlu membuat brosur untuk dibagikan kepada orang-orang, tujuanya tentu agar mereka tahu tentang bisnis katering kamu itu.

Kamu harus buat brosur itu semenarik mungkin. Berilah kata-kata yang singkat, padat dan menjual. Agar mereka tertarik dan tidak ragu jika suatu saat membutuhkan jasa katering kamu. Lebih baik lagi bila kamu mendatangi konsumen potensial yang membutuhkan jasa katering. 

 

Selain itu, kamu juga perlu memasarkan bisnis ini secara online. Dengan memasarkan bisnis kamu secara online orang-orang akan lebih cepat mengetahuinya lewat gadget dan media sosial mereka. Pemasaran secara online ini bisa kamu mulai dengan beberapa fitur media sosial seperti facebook, whatsapp, instagram dan lain sebagainya.

 

Modal dan Keuntungan Usaha katering

Berbisnis di bidang kuliner memang memiliki keuntungan yang menjanjikan. Bisnis yang tidak pernah mati keberadaanya, mengingat setiap manusia yang hidup pasti membutuhkan makanan. Begitupun dengan bisnis di bidang katering, yang memiliki rana di bidang kuliner, pengolahan makanan cepat saji.

Namun, kemampuan mengolah makanan saja itu tidak cukup karena disini tujuanmu adalah berbisnis bukan membagi-bagikan makanan secara gratis. Berikut ada gambaran modal dan keuntungan usaha yang bisa kamu jadikan pedoman untuk berjalanya bisnis tersebut.

 

  1. Modal

 

Jika kamu memiliki tujuan untuk membuka bisnis katering di rumah saja dengan peralatan masak seadanya. Tentu kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli semua peralatan itu nah disini kamu telah berhasil mendapatkan keuntungan sekaligus telah menghemat biaya operasional. 

 

  1. Biaya Operasional

 

Sedangkan yang satu ini sifatnya kondisional. Karena biaya operasional ini adalah biaya yang disesuaikan dengan permintaan pelanggan. Dibawah ini ada contoh biaya-biaya yang dikeluarkan jika kamu sudah memiliki pelanggan tetap setiap bulannya, 

 

Bahan makanan 30 Hari : Rp 3.000.000

Gas 3 kg 30 hari : Rp 210.000

Gaji 2 Karyawan : Rp 2.000.000

Transportasi : Rp 500.000

Listrik dan air : Rp 500.000

Promosi : Rp 300.000

Lain-lain : Rp 500.000

Total : Rp 7.010.000

 

  1. Pendapatan

 

Asumsi harga termurah/kotak : Rp 15.000

Satu hari orderan 30 kotak : Rp 450.000

Rp 450.000 x 30 Hari/Satu Bulan : Rp 13.500.000

 

Jadi laba bersih yang akan kamu gunakan dalam bisnis ini yakni Rp 13.500.000 – Rp 7.010.000 = Rp 6.490.000/Bulan.

Ini merupakan gambaran dasar untuk kamu tentang modal dan keuntungan menjalankan bisnis katering ini. Selebihnya tentu tergantung situasi dan kondisi penjualan normal kamu berapa kali dalam satu bulanya.

Laporan keuangan itu ternyata bisa lebih mudah dihitung dengan software akuntansi terbaik abad ini. Tentu kamu sangat menginginkan keuangan bisnismu teratur apalagi jika nanti bisnis tersebut sudah maju. Oleh karena itu, kamu bisa langsung coba software akuntansi Accurate Online, asyiknya lagi ternyata kamu bisa gunakan software ini GRATIS selama 30 hari. Jadi, tunggu apalagi yuk dicoba.

[andaman_services_button display=”block” andaman_text=”Coba Accurate Online Gratis” andaman_href=”https://trial.accurate.id/?a=VP20KQN2″ color=”blue” andaman_size=”large” align=”center” target=”1″]

Related posts

Apakah Anda Dapat Berhemat Dalam Bisnis? Tentu Saja, Simak 4 Tips HEMAT dalam Berbisnis!

ademuthia

Mengenal Aplikasi POS Lebih dalam Serta Manfaat yang Ada di Dalamnya

Eri Katsir

3 Penyebab Utama Karyawan Melakukan Korupsi

ademuthia

Leave a Comment