June 25, 2026
Solusi Pembukuan Bisnis
Bisnis kuliner

Cara Menghitung HPP Makanan dan Minuman yang Benar untuk UMKM Kuliner

Banyak pemilik usaha kuliner merasa bisnisnya ramai pelanggan dan penjualan terus meningkat.

Namun saat menghitung keuntungan di akhir bulan, hasilnya sering kali tidak sesuai harapan.

Salah satu penyebab paling umum adalah kesalahan dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP).

Padahal HPP merupakan dasar untuk menentukan harga jual yang tepat dan memastikan bisnis tetap menghasilkan keuntungan.

Tanpa perhitungan HPP yang akurat, Anda berisiko menjual produk dengan margin yang terlalu kecil bahkan tanpa disadari mengalami kerugian.

Lalu bagaimana cara menghitung HPP makanan dan minuman yang benar?

Simak panduan lengkap berikut ini.


Apa Itu HPP Makanan dan Minuman?

HPP (Harga Pokok Penjualan) adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu produk yang dijual kepada pelanggan.

Dalam bisnis kuliner, HPP meliputi seluruh biaya yang berkaitan langsung dengan proses produksi makanan atau minuman.

Contohnya:

  • bahan baku
  • bumbu
  • kemasan
  • topping
  • bahan pelengkap

Dengan mengetahui HPP, pemilik usaha dapat menentukan harga jual yang lebih tepat dan menjaga keuntungan bisnis tetap sehat.


Kenapa HPP Penting untuk Bisnis Kuliner?

Banyak UMKM kuliner menentukan harga jual berdasarkan perkiraan.

Akibatnya:

  • profit terlalu kecil
  • harga jual terlalu murah
  • sulit berkembang
  • cash flow terganggu

Dengan menghitung HPP secara akurat, Anda dapat:

✅ Menentukan harga jual yang tepat

✅ Mengetahui margin keuntungan

✅ Mengontrol biaya produksi

✅ Meningkatkan profit bisnis

✅ Menghindari kerugian


Komponen HPP Makanan dan Minuman

Sebelum menghitung HPP, Anda perlu mengetahui komponen biaya yang harus dimasukkan.


1. Bahan Baku Utama

Contoh:

  • beras
  • ayam
  • daging
  • kopi
  • susu
  • gula

2. Bahan Pendukung

Contoh:

  • saus
  • bumbu
  • topping
  • es batu

3. Kemasan

Contoh:

  • cup minuman
  • sedotan
  • box makanan
  • plastik

4. Biaya Produksi Langsung

Contoh:

  • gas
  • listrik produksi
  • tenaga kerja langsung

Rumus Menghitung HPP

Rumus sederhana:


Contoh HPP Minuman Kekinian

Misalnya Anda menjual Kopi Susu Gula Aren.

Biaya per gelas:

Komponen Biaya
Kopi Rp2.500
Susu Rp3.000
Gula Aren Rp1.500
Cup & Sedotan Rp1.000
Es Batu Rp500

Total HPP:

Rp8.500

Artinya biaya produksi satu gelas kopi adalah Rp8.500.


Cara Menentukan Harga Jual

Setelah mengetahui HPP, Anda dapat menentukan harga jual.

Misalnya target margin keuntungan 60%.

Perhitungan sederhana:

Harga Jual = HPP + Margin

Rp8.500 + Rp5.100

= Rp13.600

Bisa dibulatkan menjadi:

Rp14.000 atau Rp15.000


Contoh HPP Makanan

Misalnya Anda menjual Ayam Geprek.

Komponen Biaya
Ayam Rp7.000
Nasi Rp2.500
Sambal Rp1.500
Lalapan Rp1.000
Box Makanan Rp1.000

Total HPP:

Rp13.000

Jika ingin margin 50%, harga jual minimal sekitar Rp19.500–Rp20.000.

Baca juga : Kenapa banyak bisnis ramai tapi tidak untung


Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung HPP

Tidak Memasukkan Kemasan

Padahal kemasan merupakan biaya yang nyata.


Melupakan Bahan Pelengkap

Seperti sambal, saus, topping, atau es batu.


Tidak Menghitung Biaya Produksi

Gas dan listrik sering diabaikan.


Harga Bahan Baku Tidak Pernah Diperbarui

Padahal harga bahan dapat berubah setiap saat.


Menentukan Harga Jual Berdasarkan Kompetitor

Banyak pelaku usaha hanya mengikuti harga pesaing tanpa mengetahui HPP mereka sendiri.


Cara Menjaga HPP Tetap Terkontrol

Pantau Harga Bahan Baku

Lakukan evaluasi rutin.

Kelola Stok dengan Baik

Hindari bahan rusak atau kadaluarsa.

Gunakan Resep Standar

Agar penggunaan bahan tetap konsisten.

Catat Semua Biaya Produksi

Termasuk biaya kecil yang sering terlupakan.


Tanda HPP Bisnis Anda Bermasalah

🚨 Penjualan tinggi tetapi keuntungan kecil

🚨 Harga jual sering berubah tanpa alasan jelas

🚨 Sulit menentukan promo

🚨 Tidak mengetahui profit per produk

🚨 Cash flow sering terganggu

Jika mengalami kondisi tersebut, sudah saatnya mengevaluasi perhitungan HPP.


FAQ

Apa itu HPP makanan?

HPP makanan adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu porsi makanan yang dijual.

Kenapa HPP penting?

Karena menjadi dasar dalam menentukan harga jual dan menghitung keuntungan bisnis.

Apakah kemasan masuk HPP?

Ya. Kemasan termasuk biaya yang harus diperhitungkan.

Seberapa sering HPP harus dihitung ulang?

Idealnya setiap ada perubahan harga bahan baku atau minimal setiap bulan.


Kesimpulan

Menghitung HPP makanan dan minuman dengan benar merupakan langkah penting untuk menjaga keuntungan bisnis kuliner.

Dengan mengetahui biaya produksi yang sebenarnya, Anda dapat menentukan harga jual yang lebih tepat, mengontrol biaya operasional, dan meningkatkan profit usaha.

Jangan hanya fokus pada omzet. Pastikan setiap produk yang dijual memberikan keuntungan yang sehat bagi bisnis Anda.


Kelola HPP dan Profit Bisnis Kuliner Lebih Mudah dengan Accurate Online

Menghitung HPP secara manual memang masih memungkinkan ketika jumlah produk masih sedikit.

Namun ketika menu bertambah, stok bahan baku semakin banyak, dan transaksi semakin ramai, proses perhitungan akan menjadi lebih kompleks.

Dengan Accurate Online, Anda dapat:

✅ Menghitung HPP secara otomatis
✅ Memantau stok bahan baku realtime
✅ Mengetahui profit setiap produk
✅ Membuat laporan laba rugi instan
✅ Memantau cash flow bisnis
✅ Mengelola usaha kuliner lebih efisien

👉 Coba Accurate Online GRATIS selama 30 hari dan rasakan kemudahan mengelola bisnis kuliner dengan lebih cepat, akurat, dan profesional.

Konsultasi & Demo Gratis bersama Tim ABC Semanggi

2

2

2