June 24, 2026
Solusi Pembukuan Bisnis
Keuangan Bisnis

Cara Membuat Arus Kas (Cash Flow) Sederhana untuk UMKM: Contoh dan Cara Menghitungnya

Banyak pemilik UMKM mengira bisnisnya baik-baik saja karena penjualan terus meningkat.

Namun ketika harus membayar supplier, gaji karyawan, atau biaya operasional lainnya, uang di rekening justru tidak cukup.

Jika Anda pernah mengalami kondisi tersebut, kemungkinan masalahnya bukan pada omzet, melainkan pada arus kas atau cash flow.

Arus kas merupakan salah satu laporan keuangan yang sangat penting karena menunjukkan pergerakan uang masuk dan uang keluar dalam bisnis.

Dengan memahami arus kas, Anda dapat mengetahui kondisi keuangan usaha secara lebih akurat dan menghindari masalah kekurangan kas di masa depan.

Lalu bagaimana cara membuat arus kas sederhana untuk UMKM?

Simak panduan lengkapnya berikut ini.


Apa Itu Arus Kas (Cash Flow)?

Arus kas atau cash flow adalah laporan yang menunjukkan seluruh uang yang masuk dan keluar dari bisnis dalam periode tertentu.

Laporan arus kas membantu pemilik usaha mengetahui:

  • dari mana uang masuk berasal
  • ke mana uang digunakan
  • apakah bisnis memiliki kas yang cukup untuk operasional

Karena itu laporan arus kas menjadi salah satu laporan keuangan yang wajib dimiliki setiap UMKM.


Kenapa Arus Kas Penting untuk UMKM?

Banyak bisnis terlihat untung berdasarkan laporan laba rugi.

Namun kenyataannya tetap kesulitan membayar tagihan karena kekurangan kas.

Dengan laporan arus kas, Anda dapat:

✅ Memantau kondisi kas bisnis

✅ Menghindari kekurangan dana operasional

✅ Mengontrol pengeluaran

✅ Membuat perencanaan bisnis yang lebih baik

✅ Mengetahui kemampuan bisnis untuk berkembang


Komponen Utama Arus Kas

Laporan arus kas umumnya terdiri dari tiga komponen utama.

1. Arus Kas Operasional

Arus kas yang berasal dari aktivitas utama bisnis.

Contohnya:

  • penjualan produk
  • pembayaran supplier
  • pembayaran gaji
  • biaya operasional

2. Arus Kas Investasi

Arus kas yang berkaitan dengan pembelian atau penjualan aset.

Contohnya:

  • membeli kendaraan operasional
  • membeli mesin produksi
  • menjual aset perusahaan

3. Arus Kas Pendanaan

Arus kas yang berasal dari aktivitas pendanaan.

Contohnya:

  • pinjaman bank
  • tambahan modal pemilik
  • pembayaran cicilan pinjaman

Cara Membuat Arus Kas Sederhana untuk UMKM

Berikut langkah-langkah membuat laporan arus kas sederhana.


Langkah 1: Catat Saldo Awal Kas

Misalnya saldo kas awal bulan:

Rp10.000.000


Langkah 2: Catat Semua Uang Masuk

Contoh:

Keterangan Jumlah
Penjualan Produk Rp30.000.000
Pelunasan Piutang Rp5.000.000

Total Uang Masuk:

Rp35.000.000


Langkah 3: Catat Semua Uang Keluar

Contoh:

Keterangan Jumlah
Pembelian Barang Rp15.000.000
Gaji Karyawan Rp5.000.000
Sewa Tempat Rp2.000.000
Listrik dan Internet Rp1.000.000

Total Uang Keluar:

Rp23.000.000


Langkah 4: Hitung Saldo Akhir

Rumus:

Perhitungan:

Rp10.000.000 + Rp35.000.000 – Rp23.000.000

= Rp22.000.000

Saldo akhir kas bisnis adalah Rp22 juta.


Contoh Laporan Arus Kas Sederhana

Keterangan Jumlah
Saldo Awal Rp10.000.000
Total Uang Masuk Rp35.000.000
Total Uang Keluar Rp23.000.000
Saldo Akhir Rp22.000.000

Dari laporan tersebut terlihat bahwa kondisi kas bisnis masih sehat karena uang masuk lebih besar dibandingkan uang keluar.


Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengelola Arus Kas

Tidak Mencatat Semua Pengeluaran

Banyak pengeluaran kecil yang tidak dicatat sehingga laporan menjadi tidak akurat.


Mencampur Uang Pribadi dan Bisnis

Kesalahan ini membuat arus kas sulit dianalisis.


Terlalu Fokus pada Omzet

Omzet besar belum tentu berarti kas tersedia dalam jumlah besar.


Tidak Membuat Laporan Secara Rutin

Akibatnya pemilik usaha terlambat mengetahui masalah keuangan.


Tanda Arus Kas Bisnis Bermasalah

Perhatikan beberapa tanda berikut:

🚨 Sering kekurangan uang untuk operasional

🚨 Kesulitan membayar supplier tepat waktu

🚨 Harus terus mencari pinjaman untuk menutup biaya operasional

🚨 Saldo rekening sering habis tanpa alasan yang jelas

🚨 Tidak mengetahui posisi kas bisnis saat ini

Jika mengalami kondisi tersebut, sudah saatnya Anda mulai membuat laporan arus kas secara rutin.


Perbedaan Arus Kas dan Laba Rugi

Banyak orang masih menganggap arus kas dan laba rugi adalah hal yang sama.

Padahal berbeda.

Laba Rugi Arus Kas
Menunjukkan keuntungan Menunjukkan pergerakan uang
Fokus pada profit Fokus pada kas
Bisa untung tetapi kas kosong Menunjukkan kondisi uang sebenarnya

Karena itu keduanya harus digunakan bersama untuk memahami kondisi bisnis secara menyeluruh.


Manfaat Membuat Laporan Arus Kas Secara Rutin

Dengan laporan arus kas yang baik, UMKM dapat:

✅ Mengontrol pengeluaran

✅ Mengetahui posisi kas bisnis

✅ Menghindari masalah keuangan

✅ Membuat keputusan bisnis lebih cepat

✅ Menjaga operasional tetap berjalan lancar

Baca juga : Cara membuat laporan Laba/Rugi sederhana


FAQ

Apa itu arus kas?

Arus kas adalah laporan yang menunjukkan uang masuk dan uang keluar dalam bisnis selama periode tertentu.

Kenapa arus kas penting?

Karena membantu mengetahui kondisi kas bisnis yang sebenarnya dan mencegah kekurangan dana operasional.

Apa perbedaan arus kas dan laba rugi?

Laba rugi menunjukkan keuntungan, sedangkan arus kas menunjukkan pergerakan uang yang benar-benar terjadi.

Seberapa sering laporan arus kas dibuat?

Idealnya dibuat setiap bulan atau bahkan setiap minggu untuk bisnis dengan transaksi tinggi.


Kesimpulan

Arus kas merupakan salah satu laporan keuangan yang wajib dimiliki setiap UMKM.

Dengan memahami arus kas, pemilik usaha dapat mengetahui kondisi kas bisnis, mengontrol pengeluaran, dan menghindari masalah keuangan yang dapat menghambat pertumbuhan usaha.

Karena itu, jangan hanya fokus pada omzet dan laba. Pastikan Anda juga memantau arus kas secara rutin agar bisnis tetap sehat dan berkembang.


Kelola Arus Kas Bisnis Lebih Mudah dengan Accurate Online

Membuat laporan arus kas secara manual memang masih memungkinkan ketika transaksi bisnis masih sedikit.

Namun ketika usaha berkembang, jumlah transaksi, pembayaran supplier, stok barang, dan biaya operasional akan semakin kompleks.

Dengan Accurate Online, Anda dapat:

✅ Memantau cash flow secara realtime
✅ Membuat laporan arus kas otomatis
✅ Mengetahui posisi kas bisnis kapan saja
✅ Membuat laporan laba rugi dan neraca instan
✅ Mengelola stok dan persediaan barang lebih mudah
✅ Mengakses laporan keuangan dari mana saja

👉 Coba Accurate Online GRATIS selama 30 hari dan rasakan kemudahan mengelola keuangan bisnis dengan lebih cepat, akurat, dan profesional.

Konsultasi & Demo Gratis bersama Tim ABC Semanggi

Related posts

Cara Menghitung Keuntungan Bisnis yang Benar untuk UMKM

Dhony Raka

Cara Membuat Laporan Laba Rugi Sederhana: Contoh dan Cara Menghitungnya

Dhony Raka

Perbedaan Laba Rugi, Neraca, dan Arus Kas: Panduan Lengkap untuk UMKM

Dhony Raka

2

2

2