Banyak pemilik UMKM merasa bisnisnya ramai dan penjualan terus berjalan.
Namun saat ditanya:
“Berapa keuntungan bisnis Anda bulan lalu?”
Tidak sedikit yang kesulitan menjawab.
Padahal mengetahui keuntungan bisnis adalah hal yang sangat penting untuk memastikan usaha berjalan sehat dan berkembang.
Sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang menganggap omzet sama dengan keuntungan.
Padahal keduanya adalah hal yang berbeda.
Dalam artikel ini, Anda akan belajar cara menghitung keuntungan bisnis yang benar, lengkap dengan contoh sederhana yang mudah dipahami.
Apa Itu Keuntungan Bisnis?
Keuntungan bisnis atau laba adalah selisih antara total pendapatan dengan total biaya yang dikeluarkan.
Sederhananya:
Keuntungan = Pendapatan – Biaya
Jika hasilnya positif, berarti bisnis menghasilkan laba.
Jika hasilnya negatif, berarti bisnis mengalami kerugian.
Karena itu, keuntungan bisnis menjadi salah satu indikator terpenting dalam menilai kesehatan usaha.
Kenapa UMKM Harus Menghitung Keuntungan Bisnis?
Banyak UMKM hanya fokus pada penjualan.
Padahal omzet yang besar belum tentu menghasilkan keuntungan yang besar.
Dengan mengetahui keuntungan bisnis, Anda dapat:
- Mengetahui apakah usaha benar-benar menghasilkan uang
- Mengontrol biaya operasional
- Menentukan harga jual yang tepat
- Menghindari kerugian yang tidak disadari
- Membuat keputusan bisnis yang lebih akurat
Perbedaan Omzet, Pendapatan, dan Keuntungan
Sebelum menghitung keuntungan, penting untuk memahami perbedaannya.
| Istilah | Pengertian |
|---|---|
| Omzet | Total penjualan sebelum dikurangi biaya |
| Pendapatan | Uang yang diterima dari aktivitas bisnis |
| Keuntungan | Sisa uang setelah semua biaya dikurangi |
Contoh:
Jika sebuah toko menjual produk senilai Rp50 juta dalam satu bulan, maka omzetnya adalah Rp50 juta.
Tetapi jika biaya yang dikeluarkan mencapai Rp40 juta, maka keuntungan bisnis hanya Rp10 juta.
Cara Menghitung Keuntungan Bisnis
Rumus dasar keuntungan bisnis sangat sederhana.
Rumus Keuntungan
Keuntungan = Pendapatan – Total\ Biaya
Pendapatan adalah seluruh hasil penjualan.
Sedangkan total biaya meliputi:
- modal barang
- gaji karyawan
- sewa tempat
- listrik dan internet
- biaya operasional
- biaya pemasaran
- biaya pengiriman
Contoh Menghitung Keuntungan Bisnis
Misalnya sebuah UMKM memiliki data berikut:
Penjualan Bulanan
Rp50.000.000
Pengeluaran
| Keterangan | Biaya |
| Modal Barang | Rp25.000.000 |
| Gaji Karyawan | Rp7.000.000 |
| Sewa Tempat | Rp3.000.000 |
| Listrik dan Internet | Rp1.000.000 |
| Iklan dan Promosi | Rp2.000.000 |
Total Biaya
Rp38.000.000
Keuntungan
Rp50.000.000 – Rp38.000.000 = Rp12.000.000
Jadi keuntungan bisnis selama satu bulan adalah Rp12 juta.
Cara Menghitung Persentase Keuntungan
Selain mengetahui jumlah laba, Anda juga perlu mengetahui persentase keuntungan.
Rumusnya:
Persentase\ Keuntungan = \frac{Keuntungan}{Pendapatan} \times 100%
Menggunakan contoh sebelumnya:
Keuntungan = Rp12 juta
Pendapatan = Rp50 juta
Hasilnya:
24%
Artinya dari setiap Rp100 penjualan, bisnis menghasilkan laba Rp24.
Kesalahan UMKM Saat Menghitung Keuntungan
Banyak pemilik usaha merasa bisnisnya untung, padahal sebenarnya tidak.
Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi.
Tidak Menghitung Semua Biaya
Banyak owner hanya menghitung:
- modal barang
Tetapi lupa menghitung:
- listrik
- internet
- ongkos kirim
- biaya marketplace
- biaya iklan
- biaya admin
Akibatnya keuntungan terlihat lebih besar dari kondisi sebenarnya.
Mencampur Uang Pribadi dan Bisnis
Kesalahan ini sangat sering terjadi pada UMKM.
Akibatnya sulit mengetahui keuntungan yang sebenarnya.
Tidak Menghitung Penyusutan Aset
Peralatan bisnis seperti:
- komputer
- mesin produksi
- kendaraan
memiliki biaya penyusutan yang perlu diperhitungkan.
Tidak Membuat Laporan Keuangan
Tanpa laporan keuangan, owner hanya menebak-nebak kondisi bisnis.
Padahal keputusan bisnis seharusnya dibuat berdasarkan data.
Cara Mengetahui Bisnis Untung atau Rugi
Cara termudah adalah dengan membuat laporan laba rugi setiap bulan.
Laporan ini menunjukkan:
- total pendapatan
- total biaya
- keuntungan atau kerugian
Jika pendapatan lebih besar dari biaya, bisnis untung.
Jika biaya lebih besar dari pendapatan, bisnis rugi.
Kenapa Banyak UMKM Sulit Mengetahui Keuntungannya?
Karena transaksi semakin banyak.
Saat bisnis berkembang:
- penjualan meningkat
- biaya bertambah
- stok makin banyak
- transaksi semakin kompleks
Menghitung keuntungan secara manual menjadi lebih sulit dan berisiko terjadi kesalahan.
Baca Juga : 5 Penyebab Omset besar tapi uang tetep habis
Cara Menghitung Keuntungan Bisnis dengan Lebih Mudah
Saat ini banyak UMKM menggunakan software akuntansi untuk membantu pencatatan keuangan.
Dengan software seperti Accurate Online, Anda dapat:
- melihat laba rugi secara otomatis
- memantau cash flow
- menghitung HPP produk
- mengontrol stok barang
- memantau pengeluaran bisnis
Sehingga keuntungan bisnis dapat diketahui secara realtime tanpa harus menghitung manual setiap hari.
Tips Meningkatkan Keuntungan Bisnis
Setelah mengetahui cara menghitung keuntungan, langkah berikutnya adalah meningkatkannya.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Evaluasi Harga Jual
Pastikan harga jual memberikan margin keuntungan yang sehat.
Kontrol Biaya Operasional
Kurangi pengeluaran yang tidak memberikan dampak signifikan.
Tingkatkan Efisiensi Operasional
Gunakan sistem yang membantu mempercepat pekerjaan dan mengurangi kesalahan.
Pantau Cash Flow Secara Rutin
Jangan hanya fokus pada omzet.
Kelola Stok dengan Baik
Hindari stok berlebihan yang membuat modal tertahan.
FAQ
Apa rumus menghitung keuntungan bisnis?
Keuntungan = Pendapatan – Total Biaya.
Apa perbedaan omzet dan keuntungan?
Omzet adalah total penjualan, sedangkan keuntungan adalah sisa uang setelah dikurangi seluruh biaya.
Bagaimana cara mengetahui bisnis untung atau rugi?
Dengan membuat laporan laba rugi dan menghitung seluruh pendapatan serta biaya.
Kenapa bisnis ramai tetapi keuntungan kecil?
Biasanya karena biaya operasional tinggi, margin tipis, atau pengeluaran tidak terkontrol.
Kesimpulan
Cara menghitung keuntungan bisnis sebenarnya cukup sederhana.
Anda hanya perlu mengurangi total pendapatan dengan seluruh biaya yang dikeluarkan.
Namun yang sering menjadi masalah adalah banyak UMKM tidak menghitung seluruh biaya secara lengkap.
Akibatnya keuntungan terlihat besar padahal sebenarnya kecil.
Karena itu penting untuk:
- mencatat seluruh transaksi
- menghitung biaya secara detail
- memantau laporan laba rugi
- menggunakan sistem pencatatan yang lebih rapi
Gunakan Accurate Online untuk membantu bisnis lebih rapi
Pantau profit realtime
Kontrol cash flow bisnis
Hitung HPP otomatis
Laporan laba rugi otomatis
Coba demo Accurate Online sekarang bersama tim ABC Semanggi
Dengan begitu, Anda dapat mengetahui kondisi bisnis yang sebenarnya dan mengambil keputusan yang lebih tepat untuk mengembangkan usaha.

