29.2 C
Jakarta
June 13, 2026
Solusi Pembukuan Bisnis
Keuangan Bisnis

Rumus Laba Bersih Usaha: Cara Menghitung dan Contohnya

Mengetahui laba bersih usaha adalah salah satu hal terpenting dalam menjalankan bisnis.

Sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang hanya fokus pada omzet dan penjualan tanpa mengetahui berapa keuntungan bersih yang sebenarnya diperoleh setiap bulan.

Akibatnya, bisnis terlihat ramai dan penjualan terus meningkat, tetapi pemilik usaha tidak tahu apakah bisnisnya benar-benar menghasilkan keuntungan atau justru mengalami kerugian.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba bersih usaha dengan mudah, lengkap dengan rumus dan contoh perhitungan yang bisa langsung diterapkan.

Apa Itu Laba Bersih?

Laba bersih adalah keuntungan yang tersisa setelah seluruh biaya usaha dikurangi dari total pendapatan.

Biaya yang dimaksud meliputi:

  • modal barang atau bahan baku
  • gaji karyawan
  • biaya listrik dan internet
  • biaya sewa tempat
  • biaya pemasaran
  • biaya operasional lainnya

Karena itu, laba bersih sering disebut sebagai keuntungan sebenarnya yang diperoleh bisnis.

Kenapa Laba Bersih Penting untuk UMKM?

Banyak pemilik usaha hanya melihat omzet.

Padahal omzet besar belum tentu menghasilkan laba yang besar.

Dengan mengetahui laba bersih, Anda dapat:

  • mengetahui kondisi bisnis yang sebenarnya
  • mengontrol pengeluaran
  • menentukan harga jual yang tepat
  • mengukur kinerja usaha
  • membuat keputusan bisnis yang lebih akurat

Perbedaan Omzet, Laba Kotor, dan Laba Bersih

Sebelum menghitung laba bersih, penting untuk memahami perbedaannya.

Istilah Pengertian
Omzet Total penjualan sebelum dikurangi biaya
Laba Kotor Penjualan dikurangi harga pokok penjualan (HPP)
Laba Bersih Laba yang tersisa setelah seluruh biaya dikurangi

Contoh:

Jika omzet usaha Rp50 juta dan seluruh biaya mencapai Rp40 juta, maka laba bersih adalah Rp10 juta.

Rumus Menghitung Laba Bersih Usaha

Rumus yang digunakan cukup sederhana.

Keuntungan bersih diperoleh dari total pendapatan dikurangi seluruh biaya usaha.

Secara sederhana:

Laba Bersih = Total Pendapatan − Total Biaya

Biaya yang harus dihitung meliputi:

  • harga pokok penjualan (HPP)
  • biaya operasional
  • biaya pemasaran
  • biaya administrasi
  • biaya lain-lain

Cara Menghitung Laba Bersih Usaha

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan.

1. Hitung Total Pendapatan

Jumlahkan seluruh penjualan dalam satu periode.

Contoh:

Total penjualan bulan Januari:

Rp50.000.000

2. Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Misalnya:

Rp25.000.000

3. Hitung Seluruh Biaya Operasional

Contoh:

Keterangan Biaya
Gaji Karyawan Rp7.000.000
Sewa Tempat Rp3.000.000
Listrik & Internet Rp1.000.000
Iklan & Promosi Rp2.000.000

Total biaya operasional:

Rp13.000.000

4. Kurangi Pendapatan dengan Semua Biaya

Perhitungannya:

Pendapatan:
Rp50.000.000

Total Biaya:
Rp38.000.000

Laba Bersih:
Rp12.000.000

Jadi laba bersih usaha bulan tersebut adalah Rp12 juta.

Contoh Perhitungan Laba Bersih Usaha Makanan

Misalnya sebuah usaha kuliner memiliki data berikut:

Penjualan

Rp80.000.000

HPP

Rp40.000.000

Biaya Operasional

Rp20.000.000

Total Biaya

Rp60.000.000

Laba Bersih

Rp20.000.000

Artinya usaha tersebut memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp20 juta dalam satu bulan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung Laba Bersih

Banyak UMKM merasa bisnisnya untung besar, padahal sebenarnya tidak.

Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi.

Tidak Menghitung Semua Biaya

Banyak owner hanya menghitung modal barang.

Padahal masih ada:

  • listrik
  • internet
  • biaya admin marketplace
  • biaya iklan
  • ongkir
  • biaya operasional lainnya

Mencampur Uang Pribadi dan Bisnis

Hal ini membuat laba bersih sulit diketahui dengan akurat.

Tidak Membuat Laporan Keuangan

Tanpa laporan keuangan, owner hanya menebak kondisi bisnis.

Tidak Mengontrol Pengeluaran

Pengeluaran kecil yang tidak tercatat bisa mengurangi laba secara signifikan.

 

Cara Meningkatkan Laba Bersih Usaha

Setelah mengetahui cara menghitung laba bersih, langkah berikutnya adalah meningkatkannya.

Evaluasi Harga Jual

Pastikan harga jual memberikan margin keuntungan yang sehat.

Kontrol Biaya Operasional

Kurangi biaya yang tidak memberikan dampak signifikan.

Kelola Stok dengan Efisien

Hindari stok berlebihan yang membuat modal tertahan.

Pantau Cash Flow Secara Rutin

Arus kas yang sehat membantu menjaga profit tetap stabil.

Gunakan Sistem Pencatatan yang Rapi

Semakin berkembang bisnis, semakin penting pencatatan yang akurat.


Cara Menghitung Laba Bersih dengan Lebih Mudah

Menghitung laba bersih secara manual memang memungkinkan.

Namun ketika transaksi semakin banyak, proses ini menjadi lebih rumit.

Karena itu banyak UMKM menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online untuk membantu:

  • menghitung laba rugi otomatis
  • memantau cash flow
  • menghitung HPP
  • mengontrol stok
  • memantau pengeluaran bisnis

Dengan begitu, pemilik usaha dapat mengetahui laba bersih secara realtime dan mengambil keputusan yang lebih tepat.


FAQ

Apa itu laba bersih usaha?

Laba bersih adalah keuntungan yang tersisa setelah seluruh biaya usaha dikurangi dari total pendapatan.

Apa perbedaan laba kotor dan laba bersih?

Laba kotor adalah keuntungan setelah dikurangi HPP, sedangkan laba bersih adalah keuntungan setelah seluruh biaya dikurangi.

Bagaimana cara menghitung laba bersih usaha?

Laba bersih dihitung dengan mengurangi total pendapatan dengan seluruh biaya usaha.

Kenapa laba bersih penting?

Karena laba bersih menunjukkan keuntungan sebenarnya yang diperoleh bisnis.


Kesimpulan

Cara menghitung laba bersih usaha sebenarnya cukup sederhana.

Anda hanya perlu mengurangi total pendapatan dengan seluruh biaya yang dikeluarkan.

Namun yang sering menjadi masalah adalah banyak UMKM tidak menghitung seluruh biaya secara lengkap.

Akibatnya laba terlihat besar padahal keuntungan sebenarnya jauh lebih kecil.

Karena itu penting untuk mencatat seluruh transaksi, memantau pengeluaran, dan membuat laporan keuangan secara rutin agar kondisi bisnis dapat diketahui dengan akurat.

Dengan sistem pencatatan yang rapi dan kontrol keuangan yang tepat, bisnis akan lebih mudah berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

👉 Coba demo Accurate Online sekarang bersama tim ABC Semanggi

Related posts

Cara Menghitung Keuntungan Bisnis yang Benar untuk UMKM

Dhony Raka

Cara Membuat Laporan Laba Rugi Sederhana: Contoh dan Cara Menghitungnya

Dhony Raka

5 Penyebab Omzet Besar Tapi Uang Bisnis Tetap Habis

Dhony Raka

2

2

2